Kata-Kata Mutiara Bokap Gue


Sebenernya bokap gue banyak ngasi sesajen ke gue, tapi yang paling mengena ke gue cuman ada 3 sih. Oke kita mulai:

1. “Cuman banci yang nyakitin wanita

Nah kata-kata ini terlontar dari bokap gue pas jaman-jaman gue kelas 2 SMK. Dari kata-kata ini gue berhasil nangkep maksudnya seperti ini: “Jangan pernah sekalipun menyakiti wanita, karena ibumu juga adalah seorang wanita. Jika kamu menyakiti wanita, maka kamu sama saja menyakiti ibumu”.

Di lain kesempatan pas gue masih SMPIT, guru gue, Pak Hari pernah berkata hal serupa. Kira-kira seperti ini: “Jangan pernah sakitin cewek. Mereka itu kayak bambu, semakin kamu tarik, semakin sakit kenanya ke kamu”.

Continue reading

Tips Menyentuh PAYUDARA dengan Benar


sekali-kali ah gue posting yg bginian ah, hahahahaha..

ini linknya sob : klik

langsung aje, cekibrot:

Payudara Wanita itu seperti kepingan salju. Milik setiap Wanita itu unik. Jika Anda mengetahui gerakan yang benar, dia akan meleleh dalam pelukan Anda.

Continue reading

Perencanaan Agregat


iseng-iseng, daripada ga ada kerjaan dan emosi ge lagi ga stabil, gue tulis deh isi dari laporan Perencanaan dan Pengendalian Produksi gue, cek it out..

Dasar Teori

seperti telah diisyaratkan dengan istilah “agregat”, maka rencana agregat berarti menggabungkan sumber daya yang sesuai ke dalam istilah-istilah yang lebih umum dan menyeluruh. dengan adanya ramalan permintaan, serta kapasitas fasilitas, persediaan jumlah tenaga kerja dan input produksi yang saling berkaitan, maka perencanaan harus memilih tingkat output unutk fasilitas selama tiga hari sampai delapan belas bulan ke depan. perencanaan ini diantaranya bisa diterapkan untuk perusahaan manufaktur, rumah sakit akademi serta penerbit buku. perencanaan agregat
merupakan bagian dari sistem perencanaan produksi yang lebih besar, sehingga pemahaman mengenai keterkaitan antara rencana dan beberapa faktor internal dan eksternal merupakan sesuatu yang berguna(Dwiningsih, 2008. Perencanaan dan Pengendalian Produksi. Gunawidya. Jakarta).

Continue reading

Software MatLab


Sehubungan dengan praktikum Penerapan Komputer tahun ajaran 2012-2013, maka saya upload software program matlab. Berikut ini saya lampirkan program matlab untuk windows 7 dan xp. Berikut linknya:

Matlab_Windows7

Matlab_Windows_XP

Tips dan Trik Mengawas Ujian


Oke tadi gue udah ngasih gimana dan bagaimana metode menyontek itu. Sekarang gue akan memberikan tips dan trik buat mengawas ujian. Yah biar dibilang adil gitu, hehe. Yoo check this out . . . .

  1. Rancanglah urutan bangku ujian seacak mungkin. Hal ini berguna menghindari terjadinya proses nge-batik dan memanfaatkan teman.
  2. Sebelum ujian dimulai, para peserta ujian harus meletakkan tasnya di depan. Selain itu sitalah hp selama proses ujian berlangsung. Bila perlu lakukanlah penggeledahan terhadap baju, ikat pinggang dan celana peserta, dan untuk cewe, tentu pengawas cewe yang menggeledah. Seneng pikiran kalo pengawas cowo yang geledah(itu mah gue juga mau). Continue reading

Nyontek, peradaban masa kini dan nanti . . . .


Nyotek merupakan sebuah fenomena yang sudah tidak asing lagi bagi kita, terutama didunia pendidikan. Sebelum engkong gue jadi orok(baca: bayi), nyontek sudah menjadi sebuah kebudayaan, bisa dikatakan merupakan sebuah fenomena mistis yang sangat kuat. Mungkin kekuatan mistisnya melebihi tempat horror manapun didunia ini. Para peneliti pun, sampe saat ini masih “galau” karena belum mengetahui dari mana asal muasal nyontek dan siapa Bapak Nyontek Pertama Kali. Bisa gue prediksiin, bahwa nyontek merupakan sebuah kebudayaan yang ga bakalan ilang ditelan oleh zaman. Seperti yang udah gue bilang tadi, sebelum engkong gue jadi orok, kebudayaan nyontek itu udah jadi tradisi yang diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi. Kalo lu kagak percaya, lu tanya semua orang, dari sepersekian orang yang lu tanya, cuman sedikit banget yang mengaku belum pernah nyontek. Itu juga bisa gue pastiin dia ga jujur. Continue reading

Berbagai Cara Menyontek


1. Memanfaatkan teman

Metode ini merupakan metode yang paling tua dalam dunia contek-menyontek. Banyak para peneliti berpendapat bahwa metode ini merupakan biangnya dari semua metode menyontek di dunia ini. Metode cukup simpel, yaitu dengan memanfaatkan teman, dan yang jelas teman tersebut haruslah pintar. Metode ini selalu digunakan oleh mereka yang super malas. Tidak hanya malas belajar, namun juga malas bikin contekan. Metode ini terbagi menjadi beberapa macam: Continue reading

Laporan ku tersayang, CoAs ku . . .


Laporan lagi laporan lagi. Hadduuhhh! Pusing dengernya. Di saat yang lain asyik nge-date pas satnite, ini malah pacaran sama laporan. Sebenernya di sini mau kuliah atau cuman praktikum doang? Yah, emang sih ada waktu senggangnya, tapi kalo ga bisa di manage sama aja boong. Jadi inget kata kakak angkatan dulu, “Ntar kalian, tidur 1 jam aja udah bersyukur banget, apalagi mandi. Soalnya banyak yang ga mandi gara-gara praktikum pagi”, dan ternyata sodara-sodara sebangsa tanah dan sebangsa air, fakta itu benar adanya. Gila, bro! Bayangin aje, laporan Pengendalian Limbah Industri, acara 1-nya sampe 5 laporan! Plus laporan sementara jadinya 6 laporan!! Singit banget dah ah kayak layangan. Belum lagi Fisika Industri, rumusnya seabrek, sampe mulut berbusa kali dah tuh (lebay lu, Raa…). Mana Mesin Industri gambarnya susah, Perencanaan & Pengendalian Produksi(P3) hasilnya ga boleh sama. Eet dah, praktikum bareng, yang dipraktikumin sama, outputnya juga sama, kenapa hasilnya harus beda coba?

Continue reading

Ha? CoAss?! (º.º”)


Sebenernya ini cuman becandaan doang. Tapi entah kenapa kami semua(Gue, Kecil, Mpok, sama Dimas) bener-bener jadi CoAss(sinonim dengan AsLab/Asisten Lab). Ckck, kacau abis dah pokoknya. Gue aje sampe garuk-garuk kepala. Yah yang jelas, ga da hubungannya sih sama kejadian tahun kedua kami(baca: jadi CoAss). Tapi yang jelas kami waktu itu cuman bercanda kok gara-gara kesel sama CoAss, jadi jangan dimasukin ke hati yak, tapi ke jantung, hehehe…

berikut cuplikannya:

Gara-Gara Kunir


Nah ini kejadian juga terjadi pas kami lari pagi (nyambung postingan sebelumnya). Jadi ceritanya si Mpok beli kunir di tukang jamu (ya iyalah, masa sama tukang odong-odong), doi nawari ke bocah, termasuk gue. Anjrit sumpah itu rasanya sungguh W.O.W men. Gue sampe hoax abis dah pokoknya. Nah berikut cuplikannya: