1. Memanfaatkan teman

Metode ini merupakan metode yang paling tua dalam dunia contek-menyontek. Banyak para peneliti berpendapat bahwa metode ini merupakan biangnya dari semua metode menyontek di dunia ini. Metode cukup simpel, yaitu dengan memanfaatkan teman, dan yang jelas teman tersebut haruslah pintar. Metode ini selalu digunakan oleh mereka yang super malas. Tidak hanya malas belajar, namun juga malas bikin contekan. Metode ini terbagi menjadi beberapa macam:

a. Sharing and Security Method(Metode Kerja Sama)

Metode ini merupakan metode yang dapat dikatakan paling sering digunakan. Nah disini ada 2 tokoh yang berperan, yaitu orang yang kita contekin atau pemegang kunci dan kita sebagai pencontek. Orang yang kita contekin haruslah orang yang bener-bener pinter dalam suatu mata pelajaran. Supaya contekan berjalan lancar dan baik, maka harus terdapat lebih dari 1 pemegang kunci. Karena bila hanya mengandalkan 1 pemegang kunci, maka daya jangkauannya sangat sempit sekali.

Metode penyebarannya pun dapat bermacam-macam, seperti sobekkan kertas, finger code(khusus pilihan ganda), atau peer 2 peer(melalui percakapan tanpa suara). Peer 2 peer tidak akan berjalan dengan baik, apabila ada pemegang kunci yang pelit atau ngibul(baca: bokis/boong). Kalo dengan sobekkan kertas, metodenya cukup mudah, tinggal menyiapkan kertas, tulis jawaban dikertas dan tinggal disebar. Metode ini dapat dikreasikan dengan berbagai macam cara, ada yang nulis dilembar soal dan tukeran soal, ada pula yang nulis dikertas kecil kemudian disebar.

Metode yang terakhir yaitu finger code. Sama halnya dengan peer 2 peer, finger code juga akan berjalan baik bila para pencontek dan pemegang kunci dapat bekerjasama. Terlebih lagi metode ini hanya bisa berlaku untuk pilihan ganda saja. Dalam menjalankan eksekusinya, antara pencontek dan pemegang kunci sudah merancang kode-kode untuk saling berkomunikasi, misalnya jawaban A mengelus dagu, jawaban B pegang pipi, jawaban C garuk-garuk kepala, dan seterusnya. Kode bisa sangat bervariasi, tergantung dari rancangan antara pencontek dan pemegang kunci. Tingkat ketahuannya tergantung pada kekompakkan dan kekreatifan dalam menyebarkan dan menerima jawaban. Jenis menyontek ini cenderung lebih menyenangkan, karena dilakukan oleh 2 kepala atau lebih, sehingga ujian jadi terasa lebih ringan.

b. Spy Shoot Method(Metode Ngeliat Jawaban Teman)

Metode ini paling gampang diterapkan dan sangat lazim digunakan. Namun tidak boleh terlalu lama karena akan membuat mata menjadi pusing dan kehilangan konsentrasi. Metode ini digunakan apabila teman sebangku kita pelit. Dalam metode ini, kita kudu(baca: harus) punya mata yang tajam dan kudu memanfaatkan waktu secepat mungkin. Kunci keberhasilan dalam menggunakan metode ini cuman ada satu, yaitu memperluas jangkauan mata. Metode ini kurang efektif, karena biasanya orang yang kita contekin bakal berusaha semaksimal mungkin untuk ngumpetin jawabannya. Orang yang kita contekin juga punya trik-trik supaya kita ga bisa liat jawabannya. Dalam metode ini, orang yang biasa jadi korban, merupakan orang yang duduk disamping kita dan si korban ga sadar kalo udah dicontekin. Biasanya yang dicontekin sih orang yang pinter, tapi kalo udah kepepet, jawaban yang ngasal pun juga bisa ikut diembat. Kelalaian dan kelengahan orang yang kita contekin pas ngerjain soal, merupakan kesempatan bagi kita buat liat jawaban.

2. Ngebatik

Metode ini paling gampang diterapkan dan sangat lazim digunakan. Namun tidak boleh terlalu lama karena akan membuat mata menjadi pusing dan kehilangan konsentrasi. Metode ini digunakan apabila teman sebangku kita pelit. Dalam metode ini, kita kudu(baca: harus) punya mata yang tajam dan kudu memanfaatkan waktu secepat mungkin. Kunci keberhasilan dalam menggunakan metode ini cuman ada satu, yaitu memperluas jangkauan mata. Metode ini kurang efektif, karena biasanya orang yang kita contekin bakal berusaha semaksimal mungkin untuk ngumpetin jawabannya. Orang yang kita contekin juga punya trik-trik supaya kita ga bisa liat jawabannya. Dalam metode ini, orang yang biasa jadi korban, merupakan orang yang duduk disamping kita dan si korban ga sadar kalo udah dicontekin. Biasanya yang dicontekin sih orang yang pinter, tapi kalo udah kepepet, jawaban yang ngasal pun juga bisa ikut diembat. Kelalaian dan kelengahan orang yang kita contekin pas ngerjain soal, merupakan kesempatan bagi kita buat liat jawaban.

a. Ngebatik via Tubuh

Ngebatik versi ini, merupakan cara kuno yang terkadang masih diterapkan. Metode ini juga biasa disebut dengan skin paper, karena menggunakan anggota tubuh sebagai pengganti kertas. Seiring perkembangan zaman, metode ini sekarang sudah dikombinasikan dengan teknologo mutakhir, yaitu invisible pen. Bukan penanya yang gak nampak lho ya, tapi tintanya yang ga keliatan dan hanya akan terlihat jika terkena cahaya.

Ada satu jenis metode skin paper yang sampai saat ini menimbulkan kontroversi dimana-mana. Metode tersebut dinamakan forbidden skin paper. Metode ini memerlukan skill atau kemampuan khusus di atas rata-rata dari si pengguna. Metode ini sangat tidak dianjurkan oleh para ahli, terutama bagi remaja di bawah umur, karena tidak hanya menimbulkan efek samping, tapi juga efek depan. Selain itu, di Indonesia, metode ini hanya sedikit sekali yang dapat mempraktekkannya.

b. Ngebatik via Benda

Metode ini merupakan metode yang paling umum dilakukan oleh para pelajar di Indonesia. Biasanya metode ini diterapkan sebelum ujian dimulai, selain itu pencontek harus sudah mengetahui tempat duduknya terlebih dahulu. Benda yang kerap kali digunakan adalah bangku atau meja. Tulisannya pun beragam, dari mulai simbol-simbol yang tidak dimengerti oleh pengawas, sampai bentuk tulisan grafiti dan semacamnya. Metode ini juga dapat dikombinasikan dengan Invisible Pen, sehingga tidak terlihat mencolok dan juga kotor. Sayangnya, metode ini kurang efektif apabila pencontek belum mengetahui tempat duduknya.

3. Memory external

Metode ini sangat sering digunakan dan sangat efektif, namun sangat beresiko tinggi bagi yang duduk di depan. Dari zaman firaun masih ngojek, metode ini yang paling populer. Yah meski sekarang udah mulai tersisih, tapi metode ini masih cukup sering digunakan dan terbukti hasilnya cukup memuaskan. Caranya adalah dengan menggunakan kertas kecil atau fotokopi catatan yang sudah diperkecil, sehingga memudahkan saat eksekusi dilakukan. Biasanya bila menggunakan fotokopian catatan, diperkecil hingga 30-40k. Metode ini memiliki resiko yang sedang, karena dengan kertas yang kecil pergerakan saat menyontek tidaklah terlalu mencolok. Sehingga tidak membuat pengawas curiga dan lagi cukup mudah dalam menghilangkan barang bukti. Biasanya contekan dibawa ke ruang ujian dengan berbagai macam cara, seperti meletakkannya di kaos kaki, ikat pinggang, belakang kerah baju, bahkan sampai ke tempat-tempat ekstrim seperti kancut(baca: celana dalam) atau Bra. Namun semua itu haruslah dilakukan dengan sangat cepat dan hati-hati.

4. Hi-Tech

Metode ini meruapakan metode menyontek yang paling di gandrungi saat ini. Secara gitu, sekarang udah zamannya teknologi, semua juga dengan instant dapat terkomputerisasi. Dengan menggunakan media teknologi terkini(kebanyakan sih HP). Metode ini memudahkan si penyontek dalam menyalin, membagi serta menerima jawaban dari berbagai arah. Yah paling cuman kena pulsa doang lha. Soal-soal sesulit apapun dapat dipatahkan dengan metode ini. Tinggal sebut aja, mau soal matematika, bahasa asing, deskripsi atau rumus-rumus yang sulit dapat teratasi dengan mudahnya.

5. Rekaman

Metode ini terbilang cukup favorit dan kuno di SMP gue. Berhubung dulu gagdet itu belum lahir, maka kami menggunakan alternatif lain, yaitu rekaman. Sayangnya, cara ini cuman bisa dilakukan kaum hawa aja. Caranya cukup mudah, tinggal merekam suara kita di walkman dan pas ujian, tinggal disetel ulang pake headset. Tingkat resikonya pun cukup rendah. Kenapa hanya kaum hawa yang dapat menggunakannya? Karena mereka dapat menutupi headset yang nyantol dikuping mereka dengan kerudung. Ga mungkinkan kaum adam make kerudung, nanti disangka you know lha, hehe.

6. Hardisk

Metode ini merupakan metode menyontek yang paling ekstrim dan juga memiliki tingkat resiko  yang sangat besar. Namun apabila berhasil diterapkan, maka akan suskes besar. Yah jelas karena semuanya ada dibuku/handout. Metode ini hanya digunakan oleh mereka yang punya nyali tinggi atau mungkin dapat gue katakan bodoh luar binasa. Dalam metode ini ada banyak yang harus dipertimbangkan, mulai dari kolong meja, posisi duduk, hingga kecepatan dan kesunyian. Selain itu metode ini menimbulkan suara dan pergerakan yang membuat pengawas curiga, dan lagi sangatlah sulit menghilangkan jejak. Lagi-lagi cara in itidak dianjurkan bagi mereka yang duduk di depan. Jarang ada yang menerapkan metode ini, kecuali seperti apa yang telah gue bilang tadi, bodoh luar binasa.

7. WC-ku, inspirasiku

Metode ini agak kurang efektif karena hanya bisa dilakukan dalam waktu yang singkat dan tidak bisa sering karena bakalan mencurigakan. Namun cara ini cukup ampuh apabila sudah mentok dan ga punya contekan. Biasanya dikombinasikan dengan berbagai macam cara, seperti meletakkan kertas contekan, buku, atau handout(asal jangan laptop). Peletakkan tempatnya pun juga di tempat yang tidak mencolok dan tidak mudah ditemukan oleh pengawas. Kalo udah bener-bener mentok, barulah ke WC untuk melihat contekan. Jangan pernah sekali-sekali pergi ke wc beramai-ramai, karena hal tersebut hanya akan membuat pengawas curiga. Metode ini juga sudah diketahui oleh pengawas, jadi ada baiknya agak berhati-hati. Ini adalah senjata pamungkas dalam urusan contek-menyontek. Sebelum pergi ke toilet, sebaiknya hapalin dulu soal-soal apa aja yang ga bisa dijawab, baru deh ntar di dalam toilet, bebas membaca kertas contekan sepuasnya.

(NB: gambar tidak dicantumkan karena agak saru nantinya :D)

About Sin

I'm just a Photograph... Yang jelas gue ga suka yang ribet-ribet, cukup yang simpel aja lah....

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s